Pelayanan Eiger Adventure Dinoyo – Malang

Panjang banget yah judulnya, kaya judul surat pembaca di koran-koran, habis gue bingung mo dikasih judul apa hehehe…

Sebetulnya ini cerita pengalaman gue belanja yang kesekian kalinya di salah satu cabang eiger di malang, dan kebetulan pada pengalaman kali ini buat gue adalah pahit hehehe…

Ceritanya, hari jum’at sore tanggal 8 Desember 2006 gue ama Ya ke eiger malang yang ada di dinoyo (deketnya persada swalayan/bca) buat beli tas punggung (backpack) laptop. Pada saat datang, sambutan pelayannya datar-datar aja, ga ada senyum atau sekedar pertanyaan ada yang bisa dibantu atau tidak… Karena kita agak buru-buru, maka kita cuma langsung melihat ke bagian tas laptop. Disitu ada beberapa jenis dan harga mulai dari yang kecil sampai yang jumbo. Kebetulan pas ada produk baru tas laptop yang terlihat cocok untuk cewe dan warnanya juga pas ama favoritnya. Di tas tersebut tertulis 14 inci yang berarti seharusnya muat untuk laptop dengan ukuran layar berukuran 14 inci, seperti juga tas-tas laptop merk lainnya. Karena kita pas ga bawa laptopnya, dan gue pikir itu ukuran standar untuk laptop, kita belilah dengan sebelumnya memperhitungkan apakah yang warna merah ini atau yang warna hitam lainnya yang juga cukup pantas ukurannya untuk dibawa cewe mungil 😛 …

Karena sudah terlalu malam setelah pulang dari situ, kita ga sempat mencobanya, dan lagi jam pada saat itu menunjukkan pukul 21.00 WIB yang artinya semua toko (termasuk eiger tersebut) pastilah sudah tutup.

Keesokan harinya pada saat dicoba, muncullah masalah, bahwa ternyata, pack laptopnya tidak cukup dimasukkan laptopnya Toshiba Satellite Dynabook 1800 yang layarnya berukuran 14 inci namun laptopnya (pastilah) lebih dari 14 inci. Karena penasaran, dicoba ulang untuk memasukkan laptop tersebut kedalam pack tasnya, yang ternyata jelas-jelas tidak muat karena bentuknya melebihi ukuran pack. Setelahnya, tas tersebut gue bawa ke kantor untuk dicoba dengan laptop lain yang juga memiliki ukuran layar 14 inci yaitu IBM Thinkpad R30 dan Toshiba Tecra 8100. Secara mengejutkan, keduanya juga tidak dapat masuk kedalam pack laptop tas tersebut (yang menurut logika gue, pack tersebut pastilah hanya cukup untuk laptop 13 inci). Karena tidak sesuai dengan kebutuhan gue, maka gue langsung kembali ke eiger dinoyo. Gue pikir, ga mungkinlah ditukar uang kembali karena budaya dagang indonesia tidak mengenal kalimat uang kembali, tapi paling tidak mungkin bisa ditukar yang lain dan gue bisa kasih informasi bahwa tas tersebut tidak sesuai ukuran yang ditulisnya…
Sesampainya disana, gue kasih tau bahwa pack laptop tas tersebut terlalu kecil untuk laptop gue (o ya, gue juga bawa toshiba tecra 8100 untuk nyoba disana, walaupun laptop yang mo gue pakein tas Satellite 1800), sekaligus gue bertanya apakah bisa uang kembali, dan dijawab oleh salah satu pramuniaganya bahwa uang tidak bisa kembali kecuali komplainnya malam saat pembelian (yang mana jelas-jelas malam itu kita sampai di rumah udah jam 9, pastilah eigernya udah tutup… gue jelasin juga kondisi ini…) dan kalaupun ditukar, hanya bisa ditukar oleh barang yang harganya lebih mahal. Setelahnya gue minta tolong pramuniaga yang cowo untuk mencoba memasukkan tecra 8100nya ke dalam tas merah tersebut, dan ternyata bersusah payah untuk bisa memasukkan laptop tersebut dengan ukurannya yang mana pada saat dimasukkan amat sangat press sekali sampai tidak ada celah sama sekali yang jelas-jelas tidak baik untuk sirkulasi panas laptop pada saat disimpan.
Pilihan selanjutnya udah pasti tas laptop hitam yang memiliki ukuran lebih besar sedikit namun cukup pantas terlihat untuk dipakai cewe mungil. Dari sini juga gue memberitahu pramuniaganya bahwa kebanyakan informasi yang ada bahwa 14 inci itu adalah ukuran layarnya, mengapa ditulis 14 inci tidak muat dimasukkan laptop yang mana dibalas oleh pramuniaganya bahwa ukuran yang tertulis adalah ukuran laptopnya (sejak kapan ukuran tas laptop ditulis ukuran laptopnya dan bukan ukuran layarnya?????), dan dibalas juga bahwa berarti yang gue cari adalah tas ukuran 15 inci (tapi kenapa tas eiger yang lain tertulis 14 inci dan dapat dimasukkan dengan cukup longgar oleh laptop yang sama dan bahkan dynabook 1800 gue?????).

Baca juga :   Perbandingan Prosessor edisi kedua...

Gue memberitahu sudah menjadi standar informasi bahwa ukuran yang ada di tas tersebut adalah ukuran layarnya dan bukan ukuran laptopnya, merk apapun yang menjualnya… Bahkan tas buatan internasional sekalipun menulis bahwa laptop tersebut cukup untuk laptop dengan ukuran layar 14 inci dan bukan ukuran laptopnya 14 inci. Gue berkata, kalau bisa, mohon diinformasikan kepada eiger pusat bahwa ukuran yang dibuat tidak umum dan bisa membingungkan, namun dua pramuniaga lainnya malah datang dan ikut membantah dengan mengatakan bahwa yang banyak dicari konsumen yang datang kesitu selama ini adalah tas laptop yang press dengan laptopnya.

eiger-samping1.jpgSecara logika, ukuran laptop itu berbeda-beda diseluruh dunia, ada yang XGA, WXGA, dll, hanya ukuran standarnya dibuat dengan memperhitungkan besar layarnya… Bagaimana mereka dengan ngototnya bisa mengatakan bahwa ukuran tas tersebut 14 inci adalah ukuran laptopnya dan bukan ukuran layarnya? Adakah dicari di internet, ditulis ukuran laptop 14 inci? yang ada layarnya 14 inci… Gue coba jelaskan hal tersebut, dan tetap mereka dengan ngototnya mempertahankan pendapat mereka (gue yang konsumen koq jadi diajak adu argumen sih padahal gue menginformasikan hal yang berlaku secara umum???!!!). Okelah, gue jadi beli tas hitam tersebut, dengan mencobanya terlebih dahulu dan gue perkirakan muat untuk satellite 1800nya. Walaupun gue juga tetap mencoba memberitahukan mereka itulah yang berlaku secara umum. Sampai keluar (sepertinya) pemilik toko tersebut yang mana pada saat gue jelaskan hal tersebut juga tetap memiliki pendapat yang sama dengan pramuniaga-pramuniaganya dan menjadi bersikap tidak ramah terhadap gue berdua. Loe tau? gue diajak adu argumen dan gue ngerasa dipojokkan oleh 4 orang dengan sikap yang tidak ramah padahal gue konsumen!!!

Baca juga :   Realtime SNMP Grapher

UGH, gue benci diperlakukan seperti ini, diperlakukan tidak ramah sebagai konsumen dan adu argumentasi dengan sikap ingin menang sendiri dari mereka.

Tidakkah kalian pemilik toko dan pramuniaga tahu kalimat pembeli selalu benar, dan pembeli adalah raja?. Karena malas dipojokkan, langsung gue bayar sisanya, dan pergi dengan tekad tidak akan lagi beli di stand itu dengan perlakuan seperti itu kepada konsumen. Dan pada saat gue ceritakan pengalaman ini ke temen gue, ternyata dia juga sering mendapatkan perlakuan tidak simpatik dari pramuniaga-pramuniaga di toko eiger dinoyo dan mengatakan bahwa pelayanan di toko tersebut memang buruk.

Tulisan ini gue buat, untuk ngasih tau loe semua, jangan beli eiger di dinoyo, bukan karena barangnya, tapi karena pelayanannya buruk, tidak ramah… Dan jika eiger (semoga) membaca tulisan ini, agar dapat menjadi masukan kepada eiger untuk memperbaiki pelayanan cabang-cabangnya dan bukan hanya berjualan barang saja…

Author: Febriadi

Male, over quarter century old...

50 thoughts on “Pelayanan Eiger Adventure Dinoyo – Malang”

  1. Actually, yang sucks itu bukan eigernya. Gue cukup suka eiger, karena sekarang-sekarang ini bahan, jahitan ama inovasinya udah bagus, cuma mungkin, satu tas yang accident itu salah satu yang mereka keliru labelnya atau gue yang keliru memahami arti label mereka.
    Yang buat gue sucks itu pelayanan di counter yang di dinoyo – malang itu.
    FYI, tas laptopnya bagus dan menurut gue kuat, selain nyaman buat dipake karena inovasi mereka di bentuk kontur tubuh…
    Anyway, thanks buat komentarnya Fiz…

  2. wach, terima kasih atas masukannya…
    tadi malem, baru cari2 tas eiger yang di counter Ramayana Malang, juga mo dipake untuk NoteBook.
    dari sana bingung dengan label yang tertulis 14″ saja. padalah notebook saya mengunakan layar Widescreen (lebih lebar).
    dan nggak jadi beli, karena ragu ngga muat, dan tadi juga nggak bawa notebooknya..
    Rencananya besok mau ke counter yang di Dinoyo.
    sekalian bawa print blog ini…..

  3. To Danial :
    Gue pribadi sebetulnya prefer di Ramayana, disana ama di dinoyo stoknya ga beda jauh untuk tas-tas yang umum.. Stok yang beda paling cuma alat-alat spesifik kaya botol minum, beberapa jenis dompet, dll…
    Kalo cuma tas laptop doang sih stok yang di dinoyo, di ramayana ama di gramedia basuki rahmat sama semua avalaibility ama modelnya…

    FYI juga, kemaren temen gue ngomong, ternyata banyak temennya dia yang juga ngalamin pelayanan yang kurang memuaskan di eiger dinoyo… Jujur aja, gue sih udah males banget ke eiger dinoyo, mending bela-belain ke eiger ramayana atau eiger gramedia basuki rahmat…

    Anyway, seneng blog gue bisa jadi masukan yang bermanfaat untuk yang laen. and makasih udah ngunjungin blog gue ya… Nice to meet you Danial… 🙂

  4. oiii,ikutan nimbrung…
    iya neeh februari lalu, saya juga ngalamin yg sama & tmpt yg sama (dinoyo-mlg). tapi untungnya tas yg saya beli pas ga kurang ga lebih :). coz ukuran yng aku beli 15 inch sdngkn noteq ukurannya 14 inch remek.

    And servicenya ga ngenakin. abis mo gmana lg, kbetulan saya orang rantau jdnya ga tau tempat eiger lainnya di mlg.

    Btw, Danial mau beli karena udah liat eiger saya..

    thx info-nya

    Lophe
    http://asia.web.id/blog/lophe

  5. met nimbrung mbak (atau Mas) lophe… maap kalo salah panggilan yah hehehe…

    satu lagi konsumen yang tidak puas dengan service eiger dinoyo. Emang sih, eiger itu barang2nya bagus, tapi kalau servicenya kaya gitu, nyerah deh gue… Btw, seminggu setelah peristiwa itu, gue kirim e-mail ke eiger pusat untuk komplain, dan mereka membalas e-mail dengan mengatakan akan “mendidik” supervisor dan pramuniaga yang seperti gue sebutkan di e-mail untuk memberikan pelayanan yang lebih baik… Konkritnya seperti apa? gue ga tau, soalnya gue udah males banget (sumpah males banget) kesana…

    FYI, gue juga perantauan hehehe… dan sebelum gue tau eiger dinoyo, gue juga udah tau yang di ramayana (karena gue dulu emang pernah cari2 carrier disana, cuma waktu itu abis buka di dinoyo, dan gue coba beli disana…

    Tas gue sendiri, malah ga ada yang eiger hahahaha… tas yang satu dibeliin adik di jogja di toko outdoor (merknya sih REI, ga tau bener apa engga…), tas yang satu lagi beli di bhinneka.com pas lagi sale hahaha….

    buat info juga, ternyata di outdoor2 store juga jual tas laptop, dan harganya variatif.. eks-alpina dinoyo temen gue beli 175rb (kalo ga salah, tapi ga tau merknya apa), outdoor sumbersari dekat tempat makan bengkel ada yang 130rb dan ada juga yang eiger. Untuk tempat laen gue belom survey lagi… males beli tasnya doang, mo nabung buat beli laptopnya hahahaha….

  6. kalo menurut saya, anda ga bisa menyalahkan 1 pihak saja(counter pnjualan)….lagi pula,
    seharusnya sebelum melakukan pembelian, kita harus tau dulu apa yang hendak kita beli(jangan terburu2)..
    btw untuk ukuran 14″ sekarang lebih ke WXGA(widescreen).jadi kalo ukuran layar 4:3 ya jelas ga muat.(seharusnya anda tahu itu)

    dan kalo anda ragu apakah barang tersebut pas ato ngga, lebih baik anda bersabar…
    (toh kalo dari cerita anda…sama aja kan??tetep harus bolak balik ke toko tersebut)
    bagus ngga nya,pelayanan di sebuah toko itu kan tergantung dari pelayan toko tsb…jadi anda ga boleh melarang org lain untuk beli di toko tsb…
    itu bener2 ga FAIR…

  7. Well, first of all, ~BC~ itu mbak atau mas? taukah anda gimana cewe belanja? dan kita emang lagi in hurry… Tapi sebelumnya, gue udah sempet liat-liat modelnya, dan kayanya kalo emang dia desain untuk 14″ yang WXGA, WXGA itu 14,1″ dan seharusnya ditulis begitu kalau memang 4:3… silahkan anda coba browsing….
    Bersabar? saya memang bersabar, tapi kembali ke awal, pernah ga anda belanja dengan cewe? saya sudah memberi saran, hanya saja dari warna dan bentuk, yang merah pertama itulah yang cocok dari sisi selera, dan sayangnya seperti yang saya tulis sebelumnya, saya TIDAK BAWA LAPTOP untuk mencobanya… seandainyapun saya bawa, hal ini tidak akan terjadi…
    Pelayanan sebuah toko tergantung dari pelayan toko tersebut, okeh… pernahkan anda di”layani” oleh semua pelayan yang ada di toko tersebut?
    Saat itu, semua pelayan plus pemilik (supervisor mungkin) merubung saya untuk adu argumen dengan saya… Pernah merasakan seperti itu?
    Masalah melarang, ini kan blog saya dan bukan saya iklankan atau beritakan di koran atau media massa, saya melarang pun demi kepuasan kita sebagai konsumen agar toko/agen tersebut sadar mengenai pelayanan kepada konsumen, bukan karena unsur politik atau kecurangan atau mungkin intrik dagang… toh saya bukan pedagang barang yang sama, wong saya cuma mahasiswa. lagipula, toko tersebut adalah dealer resmi eiger yang berarti hanya produk eiger yang dijual, dan produk eiger juga bisa didapat di agen resmi yang lain di gramedia atau di ramayana (CMIIW)… jadi saya menyarankan beda agen, bukan beda produk….
    Tapi kayanya saudara ~BC~ tidak membaca semua sampai selesai atau malah dari toko tersebut? karena saudara tidak berani menuliskan nama jelas atau mungkin url saudara…
    Ya maaf, saya sebagai konsumen punya hak untuk diberikan pelayanan yang RAMAH…. saya tidak mempermasalahkan barangnya, saya mempermasalahkan PELAYANANNYA…. btw, saya juga udah kirim e-mail keluhan ke eigernya koq, dan mereka welcome…
    Capek juga ngasih tau orang yang cuma baca separo-separo wakakakka….

  8. wah..thanks informasiny mas/mbak..Baru aja kemaren gw liat n bahkan tertarik ma tas laptop eiger edisi woman stuff..liatny juga d gramedia.

    Awalny siy gw suka tas export warna pink.pokokny lucu deh..Girly n bgt.But ukuranny cuma 14′.Sedangkan laptop gw 14,1′ WXGA..So gw berpaling k eiger.
    Gw g suka eiger,terakhir make pas SD..hi..hi..But krn cow gw jg lg liat2 sarung tangan disana..gw ikutan n ketemulah bberapa model laptop bag untuk cew..Aneh sih,eiger keluarin tas laptop cew.tp modelny lumayan.Gw suka warna merah ma ijo..
    Gw ketemu yg 17′ tp takutny kebesaran.Kebetulan ada yg 14,1′..
    setelah gw liat2 kok ukuranny kekecilan gitu..tulisanny 14,1′.Karna ragu gw minta pramuniagany ngukur pake penggaris.:-D
    setelah diukur ternyta..panjangny CUMA 13′..Parah g siy?? Pramuniagany jg bengong sendiri..Yah gw g jadi beli.Padahal dah lumayan lama disitu nanya2..
    Untung aja gw g jadi beli..
    Rencanany besok kesana, gw bawa laptopny sekalian..

    EIGER MEMANG ANEH..

  9. @qq
    hehehe… ya sebetulnya sih, kitanya aja yang perlu waspada sebagai konsumen…. mengingat kita punya hak untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik…
    pesan moral : selalu mencari informasi dan pengetahuan sebanyak-banyaknya atas apa yang hendak kita beli hehehe…

  10. waduh..untuk baca ini blog (walaupun telat) kemarin sich sempat liat di TP-sby tas laptop eiger, tp gtu juga sech ga yakin dengan ukurannya. ada yg tau ga klo di sby, eiger dapet dimana? (coz dikonter eiger Gramedia, TP) ga ada tap laptop untuk ce

    thx,s b4

  11. @resha,
    ya sekarang sih udah bisa nyantai.. cuma ga enak aja perlakuannya, makanya nulis ini curhatan… biar bisa jadi pelajaran buat yang lain…. sekaligus juga untuk perbaikan kualitas pelayanan eiger terutama di toko tersebut…

  12. Kebetulan nemu blog ini, sekalian mau nanya nih sebenarnya utk ukuran dalam centimeter misal laptop 14,1″ Wide Screen itu ukuran Panjang x Lebar x Tebal -nya dalam centimeter berapa ya?
    Juga misal yg 14,1″ Standard misalnya? soalnya saya ada proyek pembuatan softcase mau pake acuan centimeter aja biar gak bingung penjahitnya .

    Sekalian mohon bantuan bagi sesiapa yang bisa memberikan solusi ukuran laptop dalam centimeter (panjang x lebar x tebal) bisa sms ke 0852 2802 5480 atau email saya yogha02@yahoo.com.sg
    Ada taliasih 1pc softcase motif Batik utk anda

    Mohon dengan sangat moderator/owner blog ini meloloskan comment saya ini.

    Terima kasih

  13. Wah.. Q baru tau ada blog ini, salam kenal ja.
    Q ada cerita jg ttg Eiger Dinoyo. Kemaren wkt ultah cowoQ, Q beliin dy Dompet Eiger. Wkt itu Q beli di Eiger Dinoyo krn Toko Eiger d Mlg cuman taunya di Dinoyo aza.
    Pertama kali masuk kesana, sama dgn yg di alami temen2 sekalian. Pelayanan yg Buruk bgt. Tp, aslinya emang saya orgnya cuek sech… ya it’s Ok aza. Tp, permasalahannya muncul ketika dompet yg sy kazi ke cowoQ wkt ultahnya.
    Pertama, dy seneng bgt sama dompet eigernya tp bezo nya baru di pake sekali dan sehari eh…. ternyata dompetnya udh robek.
    Dari sini sy menilai bukan pelayanannya aza yg buruk tp brgnya jg ada yg ga mutu. Itu aza dari pengalaman saya.
    Thx.

    http://www.pusatdinar.com

  14. helo semua..wah asyknya ketemu ama blog anda,mau sharing nih..saya seorang karyawan media massa di Solo,jateng.Saya ingin expansi usaha sebagai pemyedia kebutuhan accesoris laptop terutama softcase,tas ransel/backpack,tas kamera.tas samping/pinggang,dll.mohon bantuan anda semua yang berkenan menjadi partner supllyer.saya tunggu kontak/sms anda di 081329520067,ok makasih ya..untuk perhatian anda.
    salam sukses..
    richard koko

  15. emang tuh eiger dinoyo emang gitu, jutek2.. mending kalo jutek mbak2nya cantik.. nih mbak2nya dah kewut galak lagi.. klop.. 😀
    mending beli di cartenz ato tempet laennya. gak seperti eiger manyar disurabaya mbak2nya cantik2 sabar2 lagi.. harganya lebih murah dari pada yang di eiger malang.

    tapi kalo nekat mo belanja di eiger dinoyo, ada tipsnya. samean musti pake produk eiger pas kesana (ntah tu tas, jaket, celana, dll) pasti disambut dengan senyum.. dan keramahan apalagi kalo tuh produk eiger yang mahal.. 😀
    tapi kalo gak pake.. alamat muka surem yang didapet.. dasar bajingan.. :X
    dan ini sudah terbukti.. dsar eiger dinoyo guatel!!!

  16. @tito,
    terima kasih komentarnya Mas…
    well eiger, satu lagi pembeli yang tidak puas terhadap pelayanan anda…
    dan mulai dari artikel ini gue tulis, sampe hari ini gue bales komentar, ga ada sama sekali e-mail dari eiger adventure malang… Tapi kayanya mereka juga ga ngenet paling hehehehe…..
    btw, kalo gue mah ga perlu kesana lagi, walaupun bawa barang eiger termahal sekalipun… Itu menandakan senyum dan keramahan mereka tidak ikhlas, dapat dibayar dengan barang mahal… Mending tempat laen deh yang ramah dan murah senyum…

  17. wahh…..
    Ternyata dibalik eksisnya eiger,masih ada sisi lmahnya gaju yah…
    But Why Not…..Toh pling gak enaknya ma orang2 tentu ae,Bktinya slama ini ku N’ Kluarga Enjoy ae bLnja d EiGer Dnoyo dak Da msaLah….

    lOk mnuruT aq Sam OtiT Itu Capa YAk????
    kOq Ksaar BaNgEtzzzz C ma maNusia!
    Mkanya Sam Ndak DApet Playanan Yg BAik,Wong SItu GAlak…Mreka KhaN pDa tKut….
    He….BeCanda SOB…

  18. @ Ima,
    sekarang Eiger dinoyo ada 2…. Yang (dulu, ga tau sekarang) jutek itu yang sebelahnya BCA & Persada Swalayan.
    Kalo yang ruko deket pertigaan dinoyo arah pasar dinoyo ga tau… Belom pernah kesana, rada trauma…
    Kalo anda ga enak ama orang2 tertentu, saya seperti cerita di atas, di-ga enakin ama sebagian besar… Ga tau sih sekarang… Males kesana…

  19. Loh Mas,Tapi kok slama ini aq ga pernah dkcewain ma playanannya yak….
    Pdhal aq lok bli produk eiger distu Lho….SkAlian k BCA Gtuh…
    ha….Ha….

    Tpi emAng C lok DiamatI dAn DbandiNgkaN dgn Yg TAoen LAlu LebIh EnaKaan yG sKAraNG…..Uda REfresmEnt Kalik YaG…..Tapi emang C Krywan nYa daH Ada YAng bAru….MngKin Aja Sk

    Yah Aq c CMa bSa brhaRap,Moga Eiger Dnyo ga Nambah TumBAl lAgi….
    TrUs TunjUkin PerUbahaN mU AgAr CstoMer Dak KceWA……

    BtW, mAna Ya ORaNg EIgER DInoYO………

    Kog GA IKut BElA diRi C…..

    SELAMAT BERUBAH UNTUK JADI YANG LEBIH BAIK YAH

  20. BoS KMARen Aq Dah NyarI GnYAk Info…..Lok EiGER MAlaNG KHususNA DnoYo ITu CMa ADa 1….JuSt OnE!
    AbAng Taw DArI MNA LOK EIgER DA 2?

    OiA BAng,Pean Dah BerKUnjUNg K EIgER LAGI PA BLom?

    SkRNg PLayAnaN NA DAh BE#da BGTZ loH,LbIh Enak gTu,DarI PDa Taoen2 Yg LAlu JaUh LbiH enAk Dari PAda Yg SKrNG…..

    Eh Bang,KyakNYa Anak2 EiGEr Dah TAu Deh TntAng BloG iNI,TApi KOg MreKA GAk Ad Yg MNamPAkKan Dri Yah….

    Di Malang ada 1 eiger lagi, coba aja ke arah pasar dinoyo, dia ada di ruko sebelah kanan, deketnya Mayang collection atau apa gitu…. Baru aja buka koq. Jadi ada dua, yang satu yang sebelah BCA, yang satu lagi arah mo ke pasar dinoyo setelah pertigaan gajayana.
    Alhamdulillah kalau mereka sudah membaca blog ini, secara blog ini masuk 10 besar pencarian google untuk keyword eiger hahahahaha…. Gue ga mengharapkan mereka membela diri koq, cukup dengan memperbaiki kualitas layanan aja…

  21. laporin ke surat pembaca di koran2 lokal aja,
    kalo doi tempat gue -bandung- biasanya kalo ada yg ga puas sama satu produk, apapun itu, dia bisa komplain via surat pembaca di pikiran rakyat. laporin dengan bahasa yang sejelas-jelasnya, tempatnya dimana, ga usah ditutup2in dengan bahasa yang dihalus-halusin, asal tetep sopan aja. biasanya si pemilik produk langsung cepat tanggap. owner mana sih yang bakal diem aja ngeliat bisnisnya dicomplain orang lewat koran

    ga perlu lah, efek yang dihasilkan dengan diletakkan di blog dan menjadi 10 besar hasil pencarian google jauh lebih mengena daripada hanya diletakkan di surat pembaca, lagian, gue ga biasa nulis surat pembaca…

  22. sama2 da dinoyo, kaya’e mending yang dideketnya BCA, yang dijual merkx eiger smua ga dicampur2 kya’ yang satux, soal pelayanann,Qpelanggan sana n fine-fine aja thu,,so jangan nglarang orang lain donk bwt ke eiger dinoyo,,biar tiap orang ngasih penilaian ndiri2,OK!
    Nuwus infone sam, ayas kera ngalam… penggila eoger sam..moga ga kedhaden maneh

    gue ga melarang, silahkan saja, apalagi sekarang sudah berjalan 2 tahun dari gue tulis posting diatas. So, mungkin kondisinya sudah tidak relevan dengan posting gue, atau menjadi lebih baik…. Ini kan cuma uneg2 gue, wajar dong kalo konsumen dikecewakan terus dia mulut-ke-mulut ngasi tau… Dari dulu kan juga gitu… Kalo ngeliat postingan2 komentar disini yang bilang pelayanannya udah bagus, Insya Allah kejadian yang saya alami udah ga kejadian lagi.

  23. eiger kualitas nya bagus kuat dan tahan lama gue alyways pake eiger

    ya…ya… gue juga pake koq….

  24. wah ada rame2 neh..gw berkali2 berkunjung ke eiger dinoyo, fine2 aja dan menurut gw jg biasa aja,bahkan sering gw bawa temen yang cari barangnya eiger pasti gw recomend ksn, lgian jg kl jd member gt dapet diskon 10% kn..mungkin tu orang2 lama aja,lgian klo gw blanja enakan gw liat2 sendiri tanpa harus diikutin pelayannya,ntar klo ada yg dtanyain br call pelayannya..nyantai aja, yg penting tetep pake eiger,ga pake eiger2an…

    Alhamdulillah fine… berarti pelayanannya sudah menjadi lebih baik….

  25. Wah…wah… koq tiba2 jadi rame gini yah….
    Padahal ini pengalaman 2 tahun yang lalu….

    Seberapapun ada yang bilang udah berubah, tetep aja gue masih trauma kali…. Whatever you say udah berubah, silahkan belanja sendiri, gue tetep ga kesana. Masih kerasa sakit hatinya… Kalau ternyata ada yang mau mencoba untuk merubah opini nya, silahkan posting di blognya sendiri yah biar ke index google….

  26. woy…..Gue MnCuL LGi NEH…..
    Ow….TerNyatA KjaDiaNya Dah Lma ToWh….
    waH TelAt DuM Yah….
    TpI Gak PApa D…..
    HIdUP TErUS EIGER dINOYO mAlAng….

    QT SeLaLu CiNTa MA kAliaN sMUa….

    heheheh… moral of the story, liat tanggalnya dulu 😀 thanks anyway….

  27. wah2 info yang menarik nih…memang kalo diabndingin ma outlet eiger yg lain dinoyo krg ramah…
    lebih ramah cartenz deket sardo…eiger gramedia atau ramayana… tapi gw dah beberapa kali kesana gw ga butuh ramahnya soalnya tapi butuh tasnya…
    hhehehehe…
    bagus sih…
    HIDUP EIGER

    tas gw eiger semua lho…

  28. Kenalin nech temen2 petualang, memang ada eiger baru di ruko dinoyo megah, aq jamin Insya Allah pelayanan disana optimal ga mgecewain, karena kita punya konsep konsumen adalah teman, kan kalo sama teman enak ngobrol, santai barangnya ok koq alxa langsung dari eiger bandung, ok… Diantos/(bhs sunda) ditunggu kedatangannya untuk belanja atau sekedar main dan kenalan thanxs.

    salam kenal juga mas… selamat berpromosi.. semoga menjadi yang terbaik dengan pelayanan yang berkualitas (kalo barangnya emang udah berkualitas 🙂 )..
    btw, besok2 kalo komentar tolong pake huruf kecil aja ya Mas…. kurang sopan pake huruf besar, dah gitu cape manual ngecilinnya…

  29. Salam kenal
    Saya pernah tuh ke eiger dinoyo. Cukup ramah dan gwe sempet ngobrol ama manajernya, ramah jga.

    Gwe dateng pas taon 2006-an pas mau simulasi penanganan tsunami di malang

  30. Sekedar sharing ..

    Bulan Dec-08 yang lalu gw mampir ke toko Eiger di Cihampelas Bandung.
    Barang2nya sih emang ok, tapi customer servicenya payah, tanpa senyum dan terkesan melayani seadanya. Mungkin krn mentang2 merknya udah terkenal, atau krn kebanyakan yg datang orang2 berduit (emang toko barang mahal sih ya) & yg sudah terbiasa dgn barang2 traveling kayak gitu (jadi biasa tinggal ambil & bayar, tanpa banyak cingcong).

    Sempat hampir kejebak waktu mau beli backpack (minta diambilin stock backpack yg masih diplastikin – yg sesuai dgn barang pajangan) – ternyata meskipun tipe/kode barangnya sama, ada beda di bagian bantalan punggungnya. Trus gw cari lagi deh backpack tipe yg lain. Sewaktu minta diambilin stock backpack yg masih diplastikin, langsung dibikinin nota sama si mbak2 penjaganya … kayaknya mau nodong gw supaya langsung beli – nggak usah macem2 liat2 / tuker2 lagi .. wakakak …

    So, buat yg mau mampir ke Eiger Cihampelas .. teliti sebelum membeli … dan jangan terburu2 membeli barang hanya karena terprovokasi oleh sikap penjaga tokonya.


    well… another unsatisfied Eiger customer… Tapi di Bandung wekekeke…. Semoga bisa jadi masukan untuk Eiger di Bandung sana…

  31. Wah kebetulan neh…

    Gw juga mau sharing…
    Seminggu yang lalu gw ke eiger di cihampelas bandung, gw sengaja kesana karena gw pikir pasti lebih banyak pilihan karena toko eiger itu terkenal paling gede di bandung. Tapi gw rada kecewa karena pilihannya tidak begitu banyak.

    Dengan bantuan mas2 penjaga counternya akhirnya gw menemukan juga tas laptop yang cocok dengan kebutuhan gw. Kalo pelayanan penjaga counternya seh menurut gw udah baik dan ramah, gw sangat terbantu pas milih2 tas, dan mas2 salesnya juga dengan sabar nemanin gw milih2 tas.

    Tapi gw kecewa bgt dan merasa tersinggung pas gw mau bayar dikasir, dengan membawa nota pembayaran gw datang ke kasir, eh mbak2 kasir-nya malah asik ngobrol ama temannya sambil ngunyah2 makanan. Waktu gw sodorin nota, gw malah dijutekin…
    ‘sebentar mas!’, kata si mbak kasir sambil melototin gw dgn nada yang ga ngenakin bgt, trus si mbaknya minum dulu baru ‘garap’ nota pmbyran gw sambil tetap ngobrol ama temannya yang pake kacamata.

    Ga sopan bener neh orang, umpat gw dalam hati. Pengen rasanya gw tinggalin tuh kasir dan gak jadi beli, tapi yah sabar..sabar….
    Pas selesai transaksi, bukannya kata terima kasih yang gw dapat, malah kayaknya si mbaknya ogah2an nyerahin kembalian uang gw.

    Dan akhirnya gw punya tas laptop eiger baru yang gw pake kamana2 😀

    Moga2 eiger memperhatikan hal-hal yang terkesan sepele tapi benar2 menusuk hati seperti yang gw alami.

    Thanks mas Adi…


    waduh… ternyata masih berlanjut…. dan nun juauh disana…. semoga kritik anda terbaca oleh Eiger (kalo hit blog gue masih kena 10 besar pencarian eiger sih biasanya kebaca :p) dan menjadi masukan untuk memperbaiki kualitas pelayanannya… Atau mungkin eiger bisa menyediakan kotak saran kali yee… semoga sukses mas Andrea…

  32. awalnya mau persiapan caming..nyari2 product eiger…malah kesasar ke sini…sekaliana aja…3 minggu kemaren aq jg kesitu…udah parkirnya g enak (kerikil) semua….pas masuk, lho…lho…pramuniaga2 nya kok pada cuek…malah ngobrol ama bercanda…kayak g peduli ada pembeli masuk toko mereka..kirain lumrah, coz pas ke sana jam 12…aq pikir gi waktunya istirahat gitu…terpaksa milih2 sendiri tanpa ‘guide’….gitu..pas nanya in produk2 mereka cm jawab sekata dua kata..plus, habiz baca tulisn2 di sini…so….g jadi lah ntar siang meluncur kesana….

    hahahaha….. udah beberapa tahun, ternyata pelayanannya tetep sama….
    cari di eiger yang lain aja Mas, ntar kasih tau yah pelayanan eiger yang lain gimana 😀

  33. kalo mau komplain mending sama bossnya langsung aja biar cepet, lagian nanti lue bisa digantiin kok dengan produk lainnya, namanya Ronny Lukito (calon pendeta) ini no. telp kantornya : (022) 5400376 kalo alamatnya: Jl. Bihbul raya no. 68 Kopo Bihbul, Bandung. Semoga cepat dapet respon yang baik yah.

  34. wah br bc…emg dr dulu kala eh dahulu kala ….semua pegawai eiger d druko dinoyo situ NYEBELIN BANGET!!!!!!!!…aq jg prnh ngalaminy…pas mo beli sendal…eh produk kosong, trus si embak2ny pd mandang sinis diriku,,,pa aq pas ksitu cm pake sendal jepit + celan robek2…pdhl duit d dompet so pasti cukup bgt buat beli sendal eiger…malah salah satu embakny blg…cari aj ditempat laen mas….kali aj pihak hdr eiger ruko dinoyo g prnh mendidik karyawanny ya…gak duwe toto kromo blas….

  35. Belagu amat lama2 si Gerhana yg punya blog ini.
    Anda bisa jadi benar. Tp mustinya anda jgn sok pintar dgn men-debat blogger2 lain yg beda pendapat dgn anda. Anda sendiri ngga mau di-debat oleh pramuniaga2 Eiger Dinoyo kan…??
    Dan satu hal lagi, anda t’lalu banyak mulut. Tp bisa dimaklumi krn anda seorang wanita……

    Semog Gerhanaa masih aktif di blog ini -mengingat ini tulisan sdh jaman baheula- sehingga anda bisa introspeksi diri.

    Salam

    Terima kasih atas kedatangannya ke blog saya.
    Terima kasih juga atas sanjungannya, tapi saya laki-laki 🙂

    Jika anda tidak setuju, silakan buat blog dan di isi sendiri bagaimana seharusnya menurut anda 🙂

  36. Kualitas barang Eiger saya suka, tp pelayan di Eiger Persada Dinoyo dari post blog ini 2006-2014 tadi malam masih sama, cuek. Terlepas dari pelayanya sama atau tidak. Akibatnya, saya jd malas tanya-tanya disitu, padahal rencananya kalau SB yang saya cari kosong, kalau bisa pesan saya mau pesan. Jauh beda sama pelayanan Eiger di cabang Ramayana Malang, sekitar minggu lalu saya kesana untuk cari water bledder. Kritik ini untuk kemajuan Eiger, sebagai produk asli dalam negeri. Ojo emosi goro-goro kritik, woles ae. tapi dipikir! 🙂

  37. Wah Mas saya 2012 dibelikan tas eiger di situ sama orang tua, tulisannya muat laptop 14′ tapi saya coba dengan laptop 15,6′ dan pas dengan ada longgarnya. Sekarang ukuran tas laptopnya udah besar2. Saya juga seringnya beli di eiger mog hahaha Mbak2 nya ramah banget memurut saya 😀

    jaman dulu belum jaman kayanya mas laptop segede gambreng kaya sekarang 😀
    ya emang mending cari yang ramah2 Mas heheh…
    Terima kasih sudah berkunjung.

  38. minta saran donk…klo mo beli tenda camping yg ga jelek jelek / ga bagus bagus amat merk eiger yg ada flysheet nya model yg mana ea? yg harganya ampe 1jt an gtu

  39. Terimakasih mas atas saran dan artikelnya tentang prosedur cara kita berbelanja di toko outdoor. Kalau eiger menurut saya “menang nama” di banding produk-produk sejenis dan harganya ada diatas produk-produk sejenis.

  40. mbak aku salut mbek smean
    apa salah nya mengutarakan yg terjadi, mungkin kalau smean gk ngepost ini dua tahun yg lalu, eiger bakal tetep gk ramah haha
    so, eiger should be the one who apreciette youre opinion

    sebelumnya, saya ini mas loh, bukan mbak hehehe….
    Dan saya posting ini kayanya 7-8 tahun yang lalu hehehe… ga tau sekarang ga pernah ke eiger lagi, dan udah lebih banyak cabang eiger koq sekarang…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *