Dimana membeli reksadana untuk pemula

Sebagai seseorang yang baru akan menginjakkan kakinya di dunia investasi, dalam hal ini reksadana, tentulah banyak kebingungan-kebingungan. Mulai dari apa dan seperti apa itu reksadana, berapa minimal investasi, bagaimana memilih reksadana terutama reksadana terbaik, dan juga tempat di mana beli reksadana.

Pada artikel ini, saya coba jelaskan dimana membeli reksadana yang paling umum.

Pertama-tama, reksadana terbagi atas beberapa pihak. Investor/calon investor (kita sendiri). Manajer Investasi (yang meramu produk reksadananya seperti Panin Asset Management, Mandiri Manajemen Investasi, Schroder, dan sebagainya. Bank Kustodian (yang pegang uangnya). Dan terakhir Agen Penjual.

Nah, yang terkait dengan pembelian reksadana secara langsung adalah Investor/Calon investor, MI dan atau Agen Penjual. Jadi, kalau kita sebagai calon investor ingin membeli reksadana, inilah beberapa lokasi yang bisa kita datangi untuk memulai berinvestasi.

Dimana membeli reksadana
– Membeli reksadana di Manajer Investasi

Selain meramu/membuat produk investasi turunan yang berupa reksadana, sebagian besar manajer investasi juga menjual secara langsung produk-produknya ke masyarakat. Cara membeli langsung ke manajer investasi, bisa dengan langsung datang ke kantor pusat atau kantor cabangnya, nanti detil teknisnya akan dijelaskan oleh mereka. Untuk mengetahui alamat dan kantor cabang yang tersedia, bisa dilihat dari halaman webnya.

Contoh Manajer Investasi yang langsung menjualkan produknya : Panin Asset Management, Trimegah Asset Management, Bahana, Batavia Prosperindo, Manulife, dan masih banyak lagi yang lainnya.

– Membeli reksadana di Agen Penjual

Agen penjual adalah lembaga/perorangan yang memiliki izin WAPERD/APERD dari OJK. Nah, untuk agen penjual sejauh ini ada 2, bank,  dan supermarket reksadana macam ipotfund atau bareksa. Rumornya sih, OJK akan menambahkan lingkup agen penjual menjadi kantor pos, swalayan *mart atau lainnya, tapi belum jelas gimana jadinya.

Baca juga :   Bagaimana menghitung keuntungan reksadana?

Mari kita tengok detilnya agen penjual.

– Bank

Banyak sekali bank yang menjadi agen penjual reksadana, dan cukup banyak produk yang dijual. Beberapa malah menjadi supermarket reksadana. Untuk urusan nominal investasi pun beragam, mulai dari 100 ribu rupiah, sampai dengan puluhan juta rupiah yang hanya khusus ditawarkan untuk nasabah prioritas. Walaupun bank menjadi agen penjual, tapi ga langsung kita bisa beli di semua cabangnya, setidaknya itulah pengalaman saya. Contohnya bank mandiri, hanya bisa bertransaksi reksadana hanya di cabang utama.

Untuk bisa membeli reksadana di bank, tentunya harus datang ke cabang yang melayani transaksi reksadana.

Untuk mengetahui bank mana menjual produk apa, bisa dilihat di Pusat Informasi Reksadana BAPEPAM/OJK. Hanya saja, untuk nominalnya, harus ditanyakan langsung ke bank/cabangnya hehehe…

Di mana beli reksadana - contoh supermarket reksadana commbank

– Supermarket reksadana online

Setelah adanya peraturan baru dari BAPEPAM (sekarang OJK) mengenai transaksi reksadana secara online, mulai bermunculan agen penjual yang menjualkan berbagai macam reksadana dari berbagai macam MI secara online. Awalnya setahu saya adalah commonwealth bank indonesia, namun sekarang ada 2 yang mengikuti jejak commbank, bahkan lebih inovatif, yaitu ipotfund dan bareksa.

Daftar reksadana yang di jual di ipotfundKenapa sih dibilang sebagai supermarket reksadana? Ya karena produk reksadana yang dijual bermacam-macam jenis (hampir semua jenis reksadana) dari semua MI. Tidak seperti MI yang hanya menjual produk mereka sendiri, agen penjual bisa menjualkan semua produk MI yang bekerja sama dengan mereka.

Di mana beli reksadana - contoh supermarket reksadana bareksa

Dengan adanya supermarket reksadana online ini, (calon) investor tidak perlu lagi datang ke agen penjual setiap kali hendak membeli/menjual unit. Untuk membeli ataupun menjual unit kita, cukup hanya dengan klik-sana-klik-sini di situsnya, dan transaksi selesai.

Selain produknya banyak, informasi lainnya macam minimal investasi, fee jual-fee beli nya pun mudah diakses.

Baca juga :   IHSG Rebound...

Dari dua tempat di mana kita bisa beli reksadana tersebut, apa sih perbedaannya antara beli di/dari MI secara langsung, dengan beli di/dari agen penjual (entah itu bank ataupun supermarket reksadana online) ?

Secara umum, perbedaannya hanya banyaknya pilihan produk. Namun secara khusus, supermarket reksadana online biasanya menyediakan banyak fitur dan tools yang bisa digunakan untuk membantu mempermudah kita berinvestasi.

Jadi, kalau anda sudah mengerti produk mana yang ingin anda beli, silakan pilih di mana yang paling mudah anda bisa beli reksadana tersebut. Apakah lebih mudah datang ke MI langsung (karena tempatnya dekat), ataukah ke agen penjual bank (karena dekat dan anda biasa bertransaksi lain secara rutin di bank tersebut), ataukah secara online di supermarket reksadana online (mungkin macet, atau malas keluar, atau pengen efisien waktu pilih serba online)? Itu semua tergantung situasi dan kondisi masing-masing (calon) investor.

Apapun pilihan anda, pastikan anda mendapatkan laporan rutin dari reksadana pilihan anda.

Author: Febriadi

Male, over quarter century old...

6 thoughts on “Dimana membeli reksadana untuk pemula”

  1. Salam Alaikum Pa Adi..
    saya awam mau tanya, reksadana kan utamanya ada 4 jenis. pendapatan tetap, campuran, saham dan pasar uang.
    pertanyaan saya termasuk yang manakah reksadana Syariah?
    apakah campuran?. bagaimana prosentase nya. terimakasih..

    Wa’alaikumsalam, terima kasih atas kunjungannya ke blog saya.

    Reksadana syariah dengan non-syariah itu perbedaannya terletak pada pengelolaan serta asset yang dibeli oleh manajer investasi. Ke-empat jenis reksadana tersebut ada yang reguler ada pula yang syariah.
    Jadi ada Reksadana pendapatan tetap syariah, reksadana campuran syariah, reksadana saham syariah dan juga reksadana pasar uang syariah.

    Demikian dari saya, semoga berkenan.
    Terima kasih.

  2. suka bgt sm artikel nya bapak, bener2 mudah di pahami dan bikin tertarik invest di reksadana. tp klo di bbrp artikel kan beli sekarang sekian unit , nanti return setelah brp tahun rp sekian. nah klo sy mw beli rutin tiap bulan misal 200rb selama 2 thn. itu perhitungan nya sama saja atau bagaimana ya?

    thanks

    Terima kasih atas kunjungannya ke blog saya.
    Perhitungan return reksadana adalah berdasarkan harga per unit/NAV/NAB. Kurang lebih sama dengan emas, anda beli sekarang 10 gram, 10 tahun lagi pun tetap 10 gram, namun harganya yang berbeda. Selisih harga tersebut itulah returnnya.
    Anda beli reksadana hari ini sekian unit, 10 tahun lagi tetap saja sekian unit, namun harga per unitnya berbeda.

    Dalam contoh anda berinvestasi setiap bulan 200rb, maka unit yang anda dapat tergantung harga saat anda membelinya, namun nanti semua unit tersebut akan ditotal/ditambahkan. Setelah 2 tahun, jumlah unitnya sekian ratus unit, baru dikalikan harga 2 tahun kemudian.

    Demikian, semoga membantu.
    Terima kasih.

  3. Makasih pak atas semua infonya, sangat mudah dimengerti. Saya mau tanya pak apakah ada kemungkinan dana yg kita setorkan itu merugi 100%? Baik dlm waktu pendek atw panjang?
    Makasih pak

  4. Trims atas infonya pak, tp sya maw tanya nih..apa opinion expert bapak utk paket investasi utk dana pendidikan? Sebaiknya diambil 5 thunan at diatas 5 thn? karena bnyak MI at super market rksa dana, jadi terkadang bnyak piliham membuat orang bingung..apa sugesti anda utk investor pemula yg ingin menjatuhkan pilihan investasi ke reksadana (tunjuk satu pilihan yg high recomended) trims pak, dtunggu sarann dan opiniom expertnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *