Waktu terbaik membeli reksadana, kapan?

Setelah mengumpulkan banyak informasi mengenai reksadana, memilih reksadana terbaik untuk berinvestasi, termasuk memilih untuk membeli reksadana dimana, muncul pertanyaan berikutnya : Kapan sebaiknya saya membeli reksadana? Bagaimana saya menentukan waktu terbaik membeli reksadana? Benarkah “hari ini” adalah hari yang tepat untuk saya membeli reksadana?

Sebelum menjawab beberapa pertanyaan tersebut, kita kembali kepada fitrah reksadana. Reksadana diciptakan untuk membantu masyarakat yang awam mengenai pasar modal dalam mencapai tujuan finansialnya. Artinya, reksadana diciptakan untuk memudahkan, bukan untuk mempersulit. Berarti, kapan sebaiknya beli juga ga usah susah-susah mikir.

Namun dasarnya manusia, selalu ingin mendapatkan hasil yang paling maksimal, maka dicarilah waktu terbaik untuk membeli reksadana, dengan mengoptimalkan berbagai macam parameter, mulai dari mikro ekonomi, sampai dengan makro ekonomi. Memang kadang membantu, tapi biasanya malah bikin tambah ribet/njelimet. Kalau sudah begitu, reksadana tidak lagi menjadi sederhana bagi investor/calon investor.

Beberapa metode untuk menentukan waktu terbaik membeli reksadana.

Secara teknis, sebetulnya ada beberapa metode untuk menentukan waktu terbaik untuk membeli reksadana. Beberapa metode tersebut antara lain :

Metode kemarin/sekarang. Ini berdasarkan petuah dari eyang Warren Buffet, yaitu “saat terbaik berinvestasi adalah kemarin”. Maksudnya adalah, untuk berinvestasi, ga perlu mikir susah-payah kapan atau gimana menghitung waktu yang tepat (terutama untuk reksadana), toh jangka waktu investasinya juga cukup panjang, apalagi kalau reksadana saham dimana jangka waktu investasinya minimal 5 tahun.

Metode ini adalah metode yang paling sederhana, paling umum dilakukan oleh investor pemula, dan paling banyak ditinggalkan oleh investor pemula yang bosan/ga sabar hehehe…

Metode IHSG -2,5% (-100 poin). Ini sebetulnya sih dapat dari  forum kaskus saat ihsg 3600an. Metode aslinya sih masuk/beli reksadana ketika IHSG -100 poin atau lebih dalam. Tapi karena nilai 100 poin itu tidak relevan jika IHSG sudah sangat tinggi (katakanlah 10.000, kan 100 poin cuma 1%, itu mah biasa kalo cuma 1%.), maka saya konversikan kedalam prosentase, dimana saat metode itu diajukan di forum, IHSG masih dalam kisaran 3000-3600, yang berarti 100 poin adalah sekitar 2.5%.

Baca juga :   Mengenal Investasi Reksadana

Metode ini merupakan metode berikutnya yang cukup sederhana. Kelemahan dari metode ini adalah, kita harus rajin baca berita (terutama berita dari IHSG), dan SABAR.

Rajin baca berita dan SABAR, karena penurunan IHSG sebesar ini biasanya sangat jarang sekali. Dalam 1 tahun mungkin hanya terjadi 1-3x hehehe…

Metode IHSG SMA100. Ini metode sederhana yang banyak digunakan di saham dan forex. Karena banyak yang menggunakan, bisa jadi ini adalah self-fulfilling-prophecy.

SMA adalah Simple Moving Average. Bahasa sederhananya adalah rata-rata harga dalam sekian hari. Karena metode ini SMA100, maka harga rata-rata dalam 100 hari.

Gimana caranya? apa harus mencatat setiap hari dan dirata-ratakan selama 100 hari? Ga gitu lah…. Cukup dengan melihat chart/grafik aja dengan ditambahkan indikator SMA dengan nilai 100 juga udah cukup koq.

Gini prosedurnya, yang paling mudah, buka yahoo finance dan masukkan di Quote lookup : JKSE. Atau di google jakarta composite index. Nanti akan muncul halaman seperti gambar dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-depan

Klik pada angka 1y akan muncul gambar seperti dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-jkse

Klik pada indicatorSMA – dan isikan 100 pada period. Akan muncul garis tambahan seperti gambar dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-sma100

Nah, Selama masih dibawah garis tersebut, maka masih cukup murah (karena masih dibawah rata-rata selama 100 hari) untuk dibeli, silakan membeli selama masih dibawah garis.

Metode crossing IHSG SMA 6 & 37.  Metode ini berdasarkan riset seorang senior di bidang reksadana dan pasar modal, mas/pak Parahita Irawan. Metode ini juga dipublikasikan di portalreksadana.

Sama halnya dengan SMA100, metode ini juga menggunakan Simple Moving Average, namun bukan hanya 1, melainkan 2 buah SMA dengan periode yang berbeda. SMA periode 6 dan SMA periode 37.

Baca juga :   Memilih reksadana terbaik secara sederhana untuk pemula

Cara melihat chartnya juga sama dengan SMA100, buka yahoo finance dan masukkan di Quote lookup : JKSE. Atau googling jakarta composite index. Nanti akan muncul halaman seperti gambar dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-depan

Klik pada angka 1y akan muncul gambar seperti dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-jkse

Klik pada indicatorSMA – dan isikan 6 pada period. Akan muncul garis tambahan seperti gambar dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-sma6

Klik lagi pada indicatorSMA – dan isikan 37 pada period SMA yang lainnya. Akan muncul garis kedua seperti gambar dibawah.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-sma6-37

Karena artikel ini fokus di membeli reksadana, maka metode ini juga kita khususkan saat pembelian. Hanya beli saat SMA6 sudah memotong SMA37 dari bawah. Contohnya seperti gambar di bawah ini.

waktu-terbaik-membeli-reksadana-yahoo-finance-golden-cross

Metode ini, selain sederhana, juga memberikan hasil yang cukup optimal. Namun kelemahannya, selain SABAR, anda juga akan menemukan beberapa kali false signal, dan anda juga harus memonitor chart (walaupun tidak sering-sering amat sih). Kalau mau gampang sih, liat di portalreksadana.com sisi kanan atas sudah ada.

Yah, sampai disini artikel ini, semoga dengan adanya artikel ini, cukup bisa menjadi masukan menentukan waktu terbaik membeli reksadana dengan mudah, syukur-syukur hasilnya bisa lebih optimal.

Jika dirasa masih ada yang kurang atau hendak bertanya, sangat disarankan untuk menuliskan di bagian komentar agar bisa menjadi tambahan masukan bagi pembaca lainnya.

Terima kasih.

DISCLAIMER : Penyebutan merk/nama produk bukan sebagai rekomendasi atau sinyal beli atau jual, melainkan hanya sebagai kepentingan informasi dan data saja. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan kinerja masa depan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

 

Author: Febriadi

Male, over quarter century old...

1 thought on “Waktu terbaik membeli reksadana, kapan?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *